Prosedur Pelelangan Pegadaian 2018, Lengkapi Dokumen Ini (Pengalaman)

Jika kita menggadaikan barang kita di pegadaian dan tidak bisa melunasi pinjaman dengan jaminan barang tersebut maka ada kemungkinan bahwa barang jaminan tersebut akan hangus atau dilelang oleh pihak pegadaian.

Lalu, seperti apa prosedur pelelangan pegadaian tersebut? Jika anda baru dalam hal ini atau saat ini sedang menjadi nasabah dengan kondisi tidak menguntungkan karena jatuh tempo segera datang tapi belum bisa melunasi pinjaman,.

Nampaknya anda harus mempelajari lebih lanjut mengenai lelang pegadaian serta prosedurnya. Hal ini juga membantu bagi anda yang kebetulan ingin mengikuti lelang yang diadakan oleh pegadaian tersebut.

Advertisements

Prosedur Lelang Pegadaian dan Dokumen yang Digunakan

Sama halnya dengan proses peminjaman dengan barang jaminan di bank atau di lembaga keuangan lainnya. Baca Memperpanjang Masa Gadai

Barang jaminan yang kita berikan hanya akan dilelang jika kita tidak sanggup melunasi kewajiban kita di pegadaian tersebut.

Lalu, bagaimana prosedurnya? Mari kita lihat saja prosedur lelang di pegadaian berikut ini.

  1. Pemberitahuan lelang. Sebelum barang yang kita jaminkan dilelang, tentu akan ada pemberitahuan tertulis terlebih dahulu mengenai hal tersebut. Barang jaminan akan dilelang jika kita tetap tidak bisa melunasi pinjaman hingga jatuh tempo dan perpanjangan masa tenggang dan kita juga tidak melakukan perpanjangan masa gadai.
  2. Persiapan lelang. Setelah ada pemberitahuan mengenai akan diadakannya lelang, maka akan dilanjutkan dengan tahap persiapan lelang.
  3. Pelaksanaan lelang. Setelah persiapan selesai, barulah lelang akan dilaksanakan.

Dalam prosedur pelelangan pegadaian tersebut, perlu diketahui bahwa ada beberapa dokumen yang perlu dilengkapi agar barang jaminan kita bisa masuk dalam proses lelang. Baca Denda Keterlambatan Pegadaian

Advertisements

Dalam hal ini, dokumen tersebut harus ada dalam proses lelang agar proses lelang yang dilakukan sah dan sesuai dengan prosedur yang sudah ada. Dokumen yang digunakan antara lain:

  1. DKJT atau Daftar Kredit Jatuh Tempo
  2. PJKT atau Pemberitahuan Jatuh Tempo Kredit
  3. BAPBJAL atau Berita Acara Penyerahan Jaminan yang Akan Dilelang
  4. LDSTBJ yaitu dokumen laporan daftar serah terima barang yang dijaminkan
  5. Nota Penjualan Lelang
  6. Laporan mengenai daftar penjualan lelang
  7. Berita acara lelang atau BAL

Itulah prosedur serta dokumen yang digunakan dalam proses lelang di pegadaian. Jika anda tidak ingin barang anda dilelang untuk melunasi pinjaman yang anda miliki di pegadaian.

Anda bisa memperpanjang masa gadai anda agar barang yang menjadi jaminan tidak dimasukkan dalam proses lelang.

Dalam hal ini, perpanjangan bisa dilakukan dengan menyerahkan cicilan untuk menebus barang jaminan atau dengan membayar biaya sewa modal yang dihitung sesuai dengan jumlah pinjaman yang anda ambil di pegadaian. Baca Uang Kelebihan Lelang Di Pegadaian Hangus Atau Di Kembalikan

Demikianlah beberapa hal mengenai prosedur pelelangan pegadaian dan dokumen yang dibutuhkan selama prosesnya.

Advertisements
error: