Pinjaman Ke Berbagai Bank dengan Jaminan Sertifikat Tanah

Sertifikat tanah adalah surat yang menyatakan kepemilikan tanah secara sah. Surat berharga ini dapat dijadikan jaminan ketika hendak meminjam uang di bank. Bagaimanakah  cara mengajukan pinjaman ke berbagai bank dengan jaminan sertifikat tanah?

Pertama, tentukan bank yang akan menjadi tujuan permohonan pinjaman jaminan sertifikat tanah

Ada banyak bank yang menawarkan pinjaman dengan syarat jaminan sertifikat tanah. Namun, tentu bank-bank itu menawarkan fitur pinjaman yang berbeda-beda. Karenanya, anda perlu melakukan riset kecil-kecilan untuk mencari bank dengan pinjaman yang paling sesuai dengan kondisi dan kebutuhan anda.

Riset ini bisa dilakukan dengan mendatangi bank secara langsung atau membaca berbagai informasi pinjaman dari situs resmi bank. Kemudian bandingkan fitur pinjaman yang ditawarkan dan tentukan bank tujuan memohon pinjaman anda.

Advertisements

Kedua, siapkan persyaratan yang sudah ditetapkan

Dalam mengajukan pinjaman di bank tentu ada serangkaian persyaratan yang harus dipenuhi. Biasanya untuk pinjaman dengan jaminan sertifikat tanah, syarat yang diharuskan adalah syarat individu dan syarat dokumen. Adapun persyaratan individu yang harus dipenuhi antara lain :

  1. Merupakan WNI (Warga Negara Indonesia)
  2. Berumur minimal 21 tahun dan maksimal 60 tahun pada saat masa pengembalian kredit
  3. Sudah bekerja atau memiliki pendapatan tetap

Sementara, persyaratan dokumen yang harus dipenuhi antara lain : Baca KTA Bank Mandiri Non Payroll , Syarat dan Prosedurnya

  1. Dokumen agunan, berupa sertifikat tanah
  2. Fotokopi KTP
  3. Fotokopi KK
  4. Fotokopi NPWP
  5. Pas foto diri dan pasangan
  6. Surat keterangan gaji
  7. Bukti pembayaran PBB atau PLN

Ketiga, ajukan pinjaman jaminan sertifikat tanah

Adapun tahapan pengajuan pinjaman jaminan sertifikat tanah adalah :

Advertisements
  1. Datangi Kantor Cabang Bank yang menjadi tujuan anda mengajukan pinjaman jaminan sertifikat tanah
  2. Pengisian formulir dan pengumpulan dokumen persyaratan. Petugas bank akan memberikan formulir pengajuan pinjaman yang harus diisi. Jangan lupa melampirkan dokumen persyaratan seperti yang sudah ditentukan.
  3. Verifikasi dokumen. Bank akan mengecek kelengkapan dan kesesuaian dokumen persyaratan pinjaman.
  4. Survey. Survey dilakukan pada rumah yang sertifikatnya hendak diagunkan. Petugas survey juga akan menilai tentang mampu tidaknya pemohon untuk melunasi pinjaman. Pertanyaan yang biasa diajukan adalah mengenai usaha atau pekerjaan yang digeluti, serta akan digunakan untuk kepentingan apakah uang pinjaman itu.
  5. Konfirmasi. Apabila bank beranggapan bahwa pemohon memenuhi syarat dan layak untuk diberikan pinjaman, maka bank akan mengkonfirmasi persetujuan itu. Jika bank menolak pinjaman, biasanya akan disertai dengan alasan penolakan.
  6. Pencairan dana. Pada tahap ini akan dilakukan pengikatan agunan dan penandatanganan perjanjian pinjaman dengan notaris. Uang pinjaman akan dicairkan ke rekening bank pemohon.

Biasanya, dana pinjaman yang dicairkan oleh bank akan dipotong oleh beberapa biaya. Apa saja biaya tersebut? Baca Prosedur Gadai Sertifikat Rumah di Bank BCA

  1. Biaya provisi

Biaya provisi bisa dibilang merupakan biaya yang diberikan kepada bank sebagai balas jasa karena permohonan pinjaman sudah disetujui dan dicairkan.

  1. Biaya administrasi

Biaya administrasi dikeluarkan sebagai balas ganti dari proses administrasi yang dilancarkan pada saat permohonan hingga pencairan kredit.

  1. Biaya notaris

Pada saat penandatanganan akta pinjaman, tentu harus menggunakan jasa seorang notaris. Biaya notaris ini biasanya ditanggung oleh debitur.

  1. Premi asuransi jiwa

Asuransi jiwa merupakan bentuk antisipasi ketika pada waktu kredit nantinya terjadi hal yang tidak diinginkan kepada debitur. Asuransi jiwa ini bisa membantu memanajemen atau mengurangi resiko dari sebuah bencana. Besar premi asuransi jiwa yang harus dibayarkan tergantung pada rate pinjaman.

Itulah biaya yang harus dibayarkan untuk mencairkan dana pinjaman dengan jaminan sertifikat tanah. Selain biaya tersebut, ada jenis biaya lain yang akan dikenakan kepada anda ketika terdapat suatu kejadian. Biaya itu adalah :

  1. Biaya Keterlambatan

Saat melaksanakan kredit, akan ada kewajiban tiap bulan, yakni mengangsur pinjaman. Waktu pengangsuran ini biasanya sudah ditentukan, sehingga apabila pembayaran dilakukan melebihi tanggal tersebut otomatis akan memperoleh denda keterlambatan. Baca Bisakah Gadai Sertifikat Rumah Bukan Atas Nama Diri Sendiri

  1. Biaya Pelunasan Dipercepat

Biaya ini dikenakan apabila debitur ingin melunasi pinjaman lebih cepat dari waktu yang sudah disepakati.

Advertisements
error: