Melihat Ciri-Ciri Emas Putih Asli pada Kalung

Emas putih adalah salah satu jenis perhiasan yang sangat populer di kalangan pecinta perhiasan. Kalung emas putih memiliki keindahan dan kilau yang memikat, serta memberikan tampilan elegan dan mewah.

Dalam memilih dan membeli sebuah kalung emas putih, penting bagi Anda untuk memahami ciri-ciri emas putih asli agar tidak tertipu dengan produk palsu yang beredar di pasaran.

Berikut ini adalah beberapa ciri-ciri yang dapat membantu Anda mengenali emas putih asli pada kalung:

Warna Emas putih yang Khas

Melihat Ciri-Ciri Emas Putih Asli pada Kalung

Emas putih asli memiliki warna yang sangat khas, yaitu putih keperakan atau keabu-abuan. Warna tersebut dihasilkan oleh paduan emas murni dengan logam putih, seperti paladium atau nikel.

Emas putih palsu cenderung memiliki warna yang kurang alami, seperti terlalu kuning atau mengandung warna-warna lain yang tidak lazim.

Tanda Kadar Emas Putih

Emas putih asli pada kalung biasanya memiliki tanda atau cap yang menunjukkan kadar emas yang digunakan.

Kadar emas yang umum untuk emas putih adalah 18 karat, yang berarti emas murni sebesar 75% dengan paduan logam putih lainnya.

Baca juga; Emas 700 Berapa karat Baca Agar Tidak Ketipu

Tanda ini biasanya terdapat di bagian depan atau belakang kalung. Pastikan untuk melihat tanda tersebut dan memastikan keasliannya.

Lembut dan Padat

Lembut dan Padat

Salah satu ciri fisik yang dapat membantu mengenali emas putih asli adalah tekstur dan kepadatan kalung. Emas putih asli memiliki tekstur yang halus dan padat.

Anda dapat merasakannya dengan menggenggam kalung dan merasakan bobotnya. Emas putih palsu umumnya lebih ringan dan teksturnya kurang halus.

Perlindungan Rhodium

Emas putih asli pada kalung umumnya dilapisi dengan lapisan rhodium. Lapisan ini memberikan kilau ekstra dan melindungi emas putih dari korosi serta perubahan warna seiring waktu.

Baca juga; Kadar Emas 375 Berapa Karat Baca Agar Kamu Paham

Jika kalung tampak sangat berkilau dan memiliki kilau yang tahan lama, kemungkinan besar kalung tersebut menggunakan lapisan rhodium yang umumnya terdapat pada emas putih asli.

Sertifikat Keaslian dari Emas Putih

Langkah yang paling aman dalam memastikan keaslian sebuah kalung emas putih adalah dengan membeli dari penjual yang tepercaya dan meminta sertifikat keaslian.

Sertifikat ini akan memberikan informasi terperinci mengenai kadar emas, berat, dan kualitas kalung yang Anda beli. Pastikan sertifikat tersebut berasal dari lembaga yang terpercaya dan diakui dalam industri perhiasan.

Kode pada kalung emas putih

Kode pada kalung emas putih

Dalam industri perhiasan, kalung emas putih seringkali memiliki kode tertentu yang menunjukkan komposisi material dan karakteristiknya.

Baca juga; Kadar Emas 375 Berapa Karat Baca Agar Kamu Paham

Kode ini sering ditandai di bagian dalam kalung atau pada sertifikat keaslian yang disertakan bersama dengan perhiasan. Berikut beberapa kode yang umum digunakan:

  1. 18K atau 750: Kode ini menunjukkan bahwa kalung terbuat dari emas dengan kadar 18 karat, yang berarti 75% emas murni dan 25% paduan logam.
  2. 14K atau 585: Kode ini menunjukkan bahwa kalung terbuat dari emas dengan kadar 14 karat, yang berarti 58.5% emas murni dan 41.5% paduan logam.
  3. 10K atau 417: Kode ini menunjukkan bahwa kalung terbuat dari emas dengan kadar 10 karat, yang berarti 41.7% emas murni dan 58.3% paduan logam.

Selain itu, beberapa perhiasan mungkin juga memiliki kode logam putih tertentu, seperti “PT” yang mengindikasikan penggunaan platinum atau “PD” yang mengindikasikan penggunaan paladium dalam paduan logam putih.

Cara membedakan emas putih dan perak

Cara membedakan emas putih dan perak

Membedakan emas putih dan perak bisa menjadi sulit karena keduanya memiliki penampilan yang serupa. Namun, ada beberapa cara untuk membedakan keduanya:

Warna

Secara visual, emas putih memiliki warna putih keperakan atau keabu-abuan, sementara perak memiliki warna putih yang lebih terang.

Baca juga; 5 Kode Emas Asli Tanda Identifikasi Perhiasan Emas Murni

Emas putih memiliki kilau yang lebih lembut dan mewah, sedangkan perak cenderung memiliki kilau yang lebih terang dan cerah.

Tanda Kadar

Jika Anda melihat perhiasan yang memiliki tanda atau cap yang menunjukkan kadar logam yang digunakan, emas putih biasanya ditandai dengan kode seperti “18K” (18 karat) atau “14K” (14 karat), sementara perak biasanya ditandai dengan tanda “925” atau “sterling” yang menunjukkan kemurnian perak.

Kepadatan

Emas putih memiliki kepadatan yang lebih tinggi daripada perak. Anda dapat merasakannya dengan menggenggam perhiasan dan merasakan bobotnya. Emas putih biasanya lebih berat dibandingkan perak dengan ukuran yang sama.

Uji Asam

Jika Anda masih meragukan apakah suatu perhiasan terbuat dari emas putih atau perak, Anda dapat menguji dengan menggunakan cairan uji asam yang tersedia di toko perhiasan.

Uji ini melibatkan pengaplikasian cairan uji pada area yang tidak terlihat di perhiasan dan mengamati reaksi warna yang muncul. Namun, metode ini sebaiknya dilakukan oleh ahli atau profesional perhiasan.

Baca juga; Kode Emas 999 Membedakan Antara Emas Asli dan Palsu

Pengecoh Palsu

Beberapa perhiasan perak dapat dilapisi dengan lapisan emas putih untuk memberikan tampilan yang serupa.

Namun, lapisan ini dapat terkikis seiring waktu. Jika perhiasan mengelupas atau mengungkapkan warna perak di bagian dalamnya, itu mungkin merupakan perhiasan perak dengan lapisan palsu emas putih.

Jika Anda masih ragu, disarankan untuk meminta bantuan dari ahli perhiasan atau mengunjungi toko perhiasan yang terpercaya untuk mendapatkan penilaian yang lebih akurat.

Share

Leave a Comment

Scroll to Top