Cara Penukaran Sertifikat LPJK Hardcopy ke Digital

Penukaran sertifikat LPJK hardcopy ke digital adalah proses untuk mengubah sertifikat LPJK yang berbentuk fisik menjadi sertifikat LPJK yang berbentuk digital.

Adalah sertifikat yang dikeluarkan oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) sebagai bukti kompetensi dan kualifikasi sebagai pelaku konstruksi di Indonesia.

Sertifikat LPJK terdiri dari sertifikat badan usaha (SBU), sertifikat keahlian (SKA), dan sertifikat keterampilan (SKT).

Penukaran Sertifikat LPJK Hardcopy ke Digital

Penukaran sertifikat LPJK hardcopy ke digital bertujuan untuk memudahkan proses administrasi, verifikasi, dan validasi sertifikat LPJK.

Cara Penukaran Sertifikat LPJK Hardcopy ke Digital

Sertifikat LPJK digital juga dapat diakses secara online melalui Sistem Informasi Konstruksi Indonesia (SIKI) yang merupakan aplikasi yang memfasilitasi proses permohonan sertifikasi untuk status 99-3. Juga lebih aman dan terhindar dari risiko kehilangan, rusak, atau palsu.

Untuk melakukan penukaran sertifikat LPJK hardcopy ke digital, Anda harus mengikuti beberapa langkah berikut:

  1. Masuk ke link berikut ini dan buatlah akun atau membership pada sistem online LPJK.
  2. Login menggunakan alamat email dan password yang sudah didaftarkan.
  3. Masuk ke halaman Penukaran sertifikat LPJK dan pilih jenis sertifikat yang ingin ditukar, yaitu SBU atau SKA/SKT.
  4. Klik tombol “Add New” di pojok kanan atas dan isi seluruh data yang diminta sesuai kolom yang disediakan.
  5. Upload seluruh dokumen yang diminta, seperti sertifikat LPJK hardcopy, KTP, NPWP, dan lain-lain.
  6. Tunggu proses verifikasi dan validasi dari LPJK. Jika berhasil, Anda akan mendapatkan sertifikat LPJK digital yang dapat diunduh dan dicetak.

Apakah di CV harus ada sertifikat?

Sertifikat di CV tidak selalu harus ada, tetapi sangat berguna untuk menambah nilai dan kredibilitas Anda sebagai pelamar pekerjaan.

Sertifikat di CV adalah bukti nyata dari keterampilan dan pengetahuan yang Anda miliki dan dapat membantu Anda menonjol di antara kandidat lain. Dapat meningkatkan peluang Anda diterima pada pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus, memberikan dorongan tambahan untuk menegosiasi gaji yang lebih tinggi, dan menunjukkan bahwa Anda memiliki semangat belajar dan pengembangan diri.

Namun, Anda harus memilih sertifikat yang relevan dengan bidang pekerjaan yang Anda lamar dan tidak mencantumkan sertifikat yang sudah kadaluarsa atau tidak penting.

Anda juga harus menulis sertifikat di CV dengan cara yang benar dan menarik, yaitu dengan mencantumkan nama sertifikat, lembaga atau tempat Anda mendapatkannya, tanggal Anda memperoleh sertifikat, dan tanggal kadaluarsa sertifikat (jika ada).

Anda dapat membuat bagian tersendiri untuk sertifikat di CV, mencantumkannya pada ringkasan atau deskripsi diri CV, atau mencantumkannya pada riwayat pendidikan dalam CV.

Contoh sertifikat yang populer dan berguna untuk melamar pekerjaan adalah sertifikat profesi, sertifikat bahasa asing, sertifikat komputer, sertifikat kepemimpinan, dan sertifikat kesehatan dan keselamatan kerja.

Share

Leave a Comment

Scroll to Top