Sistem Jatuh Tempo Pegadaian Terbaru 2017

Bagi anda yang belum paham mengenai sistem jatuh tempo pegadaian mari mengenal sistem yang diterapkan oleh pegadaian untuk proses gadai yang berlangsung antara nasabah dan pihak pegadaian.

Persoalan ekonomi sekarang ini memang saling bersinggungan dengan pemenuhan kebutuhan. Siapa saja pasti ingin agar semua kebutuhan pokok tetap terpenuhi.

Maka agar bisa memenuhi berbagai kebutuhan yang diperlukan butuh keadaan perekonomian yang stabil.

Advertisements

Dengan begitu pegadaian hadir menjadi salah satu lembaga yang berada di bawah pengawasan negara dan bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menyelesaikan urusan keuangan.

Sistem yang diterapkan oleh pegadaian adalah memperoleh pinjaman dengan menjadikan suatu barang berharga sebagai jaminan dan juga nilai pinjaman itu sendiri. baca Pinjaman Dengan Jaminan Sertifikat Rumah di Pegadaian

Mengenal Sistem Jatuh Tempo Pegadaian terbaru

Sistem jatuh tempo pegadaian merupakan sistem yang diberlakukan untuk membatasi waktu yang dibutuhkan untuk melunasi peminjaman dan juga untuk mendapatkan kembali barang yang sebelumnya digunakan sebagai jaminan. Selain itu sistem tersebut juga untuk mendisiplinkan para nasabah.

  • Ketentuan Jatuh Tempo

Di pegadaian jatuh tempo diberlakukan dalam satu kali gadai memiliki jangka waktu maksimal 120 hari atau selama 4 bulan lamanya.

Dalam jangka waktu tersebut para nasabah mendapatkan kesempatan agar bisa melunasi tanggungan yang dimilikinya.

Advertisements

Diharapkan sebelum jatuh tempo para nasabah bisa dengan segera melunasi kewajibannya tersebut agar kedua belah pihak, baik itu pihak nasabah sebagai pembeli gadai dan juga pihak pegadaian bisa menjalankan proses yang berlangsung dengan lancar dan bisa lebih mudah lagi. Baca Kredit Mobil Di Pegadaian Syarat Dan Ketentuannya

  • Kewajiban Nasabah atau Pemberi Gadai

Saat proses gadai berlangsung pihak pemberi gadai atau nasabah dan juga pihak penerima gadai atau pihak pegadaian memiliki hak dan juga kewajiban yang semuanya sudah diatur di perjanjian awal.

Dalam perjanjian awal juga mengatur tentang sistem jatuh tempo yang membatasi proses gadai dan menjadi kewajiban nasabah yang harus diselesaikan. Kewajiban tersebut tidak lain adalah melunasi biaya pokok pinjaman dan juga bunganya.

  • Perpanjangan Pelunasan Melewati Jatuh Tempo

Jika dalam waktu 4 bulan nasabah belum mampu untuk melunasi tanggungannya maka nasabah tersebut berhak mendapatkan opsi untuk memperpanjang masa pelunasan atau melakukan pelelangan.

Untuk perpanjangan akan diberlakukan masa tenggang selama 20 hari dan pelelangan dilakukan agar nasabah bisa memperoleh dana pelunasan.

Saat proses gadai berlangsung baik itu pihak nasabah maupun pegadaian wajib untuk mengikuti peraturan yang sudah ditetapkan tentang hak dan kewajiban dan juga syarat dan ketentuan yang ada.

Hal tersebut demi mendukung proses gadai agar lebih lancar dan terciptanya solusi untuk permasalahan yang ada. Baca Jam Kerja Pegadaian Syariah

Demikianlah informasi mengenai sistem jatuh tempo pegadaian yang diberlakukan dalam setiap proses gadai, dan semoga bisa bermanfaat bagi anda yang ingin memenuhi kebutuhan ekonomi.

Advertisements